8 Tips Mencegah Cacingan pada Bayi

Seringkali cacingan terjadi pada usia balita dikarenakan pada usia ini, anak memilih permainan dengan berbagai media. Tidak terkecuali anak menggunakan tanah sebagai alat bermainnya. Tanah yang telah tercemar oleh telur cacing akan masuk ke pencemaran melalui tangan yang tidak bersih ketika akan mengkonsumsi makanan. Meskipun balita lebih beresiko tinggi terkena cacingan akan tetapi ternyata bayi sekalipun masih memiliki resiko terkena cacingan. Cacingan adalah salah satu masalah kesehatan yang akan menggangu tumbuh kembang bayi, membuat bayi anda rentan terkena beberapa penyakit dan juga apabila dibiarkan tanpa penanganan akan mengakibatkan kecerdasan mental dan juga kesehatan bayi anda. Pertanyaan yang mendasar bagaimana mungkin bayi dapat tercemar oleh telur cacing, gerakannya masih terbatas?

Pada umumnya cacing akan mudah menyerang bayi dan menggangu perkembangan bayi anda. Hal yang perlu anda ketahui bahwa cacing akan masuk ke pencernaan bayi bukan karena kontak antara bayi dengan tanah yang tercemar dengan telur cacing tetapi cacing yang tertinggal di berbagai alat atau tubuh yang masuk ke dalam mulut dan  mengganggu sistem pencernaan bayi. Kebersihan dalam merawat bayi menjadi salah satu faktor utama dalam menjauhkan cacing pada tubuh bayi anda.

Pada bayi yang terdapat cacing di dalam tubuhnya terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang kurang optimal. Hal ini disebabkan karena cacing pada bayi dapat menyerap sari sari makanan yang menutrisi tubuh. Sari makanan yang berada pada sel darah dan usus akan diserap oleh cacing dan akan terus berkembang biak pada tubuh bayi dan mengakibatkan berbagai masalah kesehatan diantaranya adalah berat badan yang tidak ideal bagi bayi, perutnya cenderung buncit dan tidak memiliki nafsu makan terutama pada ASI. Pencegahan terhadap penyakit cacingan pada bayi anda dapat dilakukan dengan menghindari diri dari faktor-faktor yang menyebabkan cacing masuk ke dalam tubuh.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit cacingan pada bayi :

1.    Menjaga kebersihan diri anda dan bayi dengan memastikan perlengakapan dan perlatan bayi dalam keadaan bersih, langsung bersihkan setelah anda menggunakannya. Begitu pula dengan pemberian ASI ataupun MPASI anda dapat memastikan dari peralatan dan bahan yang telah dicuci bersih.

2.    Benda dan mainan bayi sebaiknya selalu dibersihkan apalagi bila sedang memasuki fase oral, dikhawatirkan beberapa bakteri dan kuman akan masuk ke dalam pencernaan bayi anda.

3.    Rutin menjaga kebersihan kuku jari bayi apalagi bayi yang sering memiliki kebiasaan memasuki jari jari ke dalam mulutnya.

4.    Letakan tempat tidur, perlengakapan bayi termasuk baju di tempat yang jauh dari kuman, debu dan benda benda kotor lainnya.

5.    Segera mengganti popoknya apabila telah buang air kecil atau buang air besar

6.    Berikan makanan dan minuman yang dapat menutrisi tubuhnya, sebaiknya anda mengolah di rumah sendiri. Adapun apabila bayi anda masih minum ASI tanpa makanan pendamping ASI, usahakan anda mengkonsumsi makanan yang terbaik untuk kualitas asi anda.

7.    Selalu membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun setelah melakukan pekerjaan apapun sebelum menyentuh bayi atau perlengkapan bayi.

8.    Dalam rangka pencegahan lanjut anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat cacing yang sesuai dengan dosis bagi usia bayi anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s