Kenaikan Berat Badan Normal saat kehamilan

Ada seorang ibu hamil yang datang untuk memeriksakan kehamilannya. Setelah dilakukan pemeriksaan, didapati bahwa kenaikan berat badan ibu ini sangat drastis! yakni dari yang awalnya (saat kunjungan kehamilan pertama) dengan berat 49 kg, sekarang berat badan ibu sudah menjadi 75kg sementara itu ibu sudah memasuki usia kehamilan 38minggu. Mari kita hitung, kenaikan ibu selama hamil sampai dengan usia 38 minggu sudah mencapai 26 kg.

Yang jadi pertanyaan sekarang, apakah kenaikan berat badan ini ideal?? dan apa sih bahayanya untuk sang ibu dan bayi ?

baiklah, mari kita bahas satu persatu…..

Perkiraan pertambahan berat badan ibu

Pertambahan atau kenaikan berat badan ibu hamil pada dasarnya adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi gizi ibu dan janin, sementara dalam kenaikan berat badan ibu tidak hanya terfokus setiap kenaikan berat badan untuk bayi, tapi bahkan lebih dari itu kenaikan berat badan juga terjadi kepada ibu,

Kenaikan berat badan ibu hamil disalurkan kebeberapa tempat antara lain:

  • Berat bayi sekitar 3.000 gram
  • Berat rahim sekitar 900 gram
  • Berat plasenta sekitar 600 gram
  • Berat payudara sekitar 400 gram
  • Peningkatan volume darah ibu sekitar 1.200 gram
  • Cairan tubuh dan cairan ketuban, sekitar 2600 gram
  • Jaringan lemak tambahan sekitar 2.500 gram

kalau dijumlahkan secara keseluruhan maka 11.200 gram atau sekitar 11,2 kg

Setiap pertambahan berat badan ibu hamil harus dikontrol agar kenaikan berat badan ibu ideal yakni tidak kurang dan tidak lebih.  nah sekarang kita bahas berapa berat badan ideal ibu hamil

Berat badan ideal ibu hamil

Berat badan ideal untuk ibu hamil sendiri tergantung dari IMT (Indeks Masa Tubuh) ibu sebelum hamil. Indeks massa tubuh (IMT) adalah hubungan antara tinggi badan dan berat badan Anda. Ada rumus tersendiri untuk menghitung IMT anda yakni:

IMT = Berat Badan (kg) / Tinggi Badan (meter) kuadrat

Prinsip dasar yang perlu Anda ingat: berat badan Anda naik perlahan dan bertahap, bukan mendadak dan drastis. Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan angka kenaikan berat badan saat lahir sebagai berikut:

  • IMT Anda sebelum hamil termasuk kategori rendah (di bawah 18,5)
    Total kenaikan berat badan: 14-20 kg.
    Kenaikan trimester pertama: sekitar 2,3 kg, lalu naik 0,5 kg per minggu hingga akhir kehamilan.
  • IMT kategori normal (18,5 s/d 24,9)
    Total kenaikan berat badan: 12,5-17,5 kg.
    Kenaikan trimester pertama: sekitar 1,6 kg dan naik 0,4 kg per minggu hingga akhir kehamilan.
  • IMT kategori tinggi (25 s/d 29,9)
    Total kenaikan berat badan: 7,5-12,5 kg.
    Kenaikan trimester pertama: sekitar 0,9 kg dan naik 0,3 kg per minggu hingga akhir kehamilan.
  • IMT kategori obesitas (di atas 30)
    Total kenaikan berat badan: 5,5-10 kg.

Jika Anda hamil bayi kembar, kenaikan berat badan dianjurkan 18,5-27 kg jika IMT sebelum hamil Anda normal. Jika IMT Anda tinggi, kenaikan berat badan yang dianjurkan 15,5-25 kg dan jika Anda tergolong obesitas sebaiknya kenaikan berat badan saat hamil bayi kembar antara 12,5-21 kg.

Bagaimana? sekarang anda sudah mengetahui apakah kenaikan berat badan anda selama hamil ideal apa tidak?? kalau belum ideal dan cenderung masih kurang atau kelebihan berat badan maka ada baiknya anda ketahui apa bahaya dari kelebihan dan kekurang berat badan selama kehamilan

Bahaya Kekurangan Berat Badan

Wanita yang memulai kehamilan dengan berat badan rendah atau tidak menunjukkan kenaikan sesuai anjuran berisiko mengalami kelahiran prematur atau melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (kurang dari 2,7 kg). Kelahiran prematur bisa memicu gangguan kesehatan bahkan menyebabkan kematian jika bayi lahir terlalu dini. “Bayi juga berisiko membawa penyakit yang sudah diprogram sejak dalam kandungan, misalnya hipertensi, stroke, diabetes mellitus dan penyakit jantung koroner,” kata Dr. Judi. Wanita hamil yang kekurangan zat gizi kunci berpotensi melahirkan bayi dengan cacat bawaan yang serius. Sebagai contoh, jika pola makan Anda tidak mencukupi kebutuhan minimal 400 mcg asam folat, risiko bayi lahir dengan neural tube defect (cacat tabung saraf) meningkat. Sebaiknya wanita yang kekurangan berat badan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin dan zat gizi lain yang juga mengandung lemak sehat. “Untuk menambah kalori, cara sederhananya adalah menambah frekuensi makan menjadi 4-6 kali sehari atau memilih menu yang padat kalori hingga pertambahan berat badan yang dianjurkan dapat tercapai,” kata DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc, spesialis gizi medik dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Bahaya Kelebihan berat badan selama kehamilan

Riset menunjukkan bahwa wanita yang mengalami kenaikan berat badan terlalu besar saat hamil akan cenderung memerlukan operasi caesar. Kelebihan berat badan itu juga bertahan hingga setelah melahirkan dan wanita tersebut akan mengalami kenaikan berat badan yang lebih besar saat hamil anak kedua dan seterusnya. “Selain itu, wanita yang mengalami kelebihan berat badan semasa hamil lebih berisiko terkena komplikasi seperti diabetes gestasional dan penyakit darah tinggi pada kehamilan (preeclampsia),” kata Dr. Judi. Ditambah lagi, wanita dengan kenaikan berat badan berlebih akan berpotensi melahirkan bayi yang terlalu besar yang dapat memicu komplikasi saat lahir bagi ibu dan bayi. Dan anak yang lahir dari ibu dengan kelebihan berat badan akan berisiko menjadi anak yang juga kelebihan berat badan atau mengalami obesitas. Sementara wanita yang sudah mengalami kelebihan berat badan sebelum hamil cenderung punya masalah menyusui. Para pakar meyakini beberapa alasan di balik fakta tersebut, misalnya sulit memosisikan bayi saat menyusui. Pertambahan berat badan terlalu besar selama hamil akan membuat masalah tersebut semakin parah.

Bagaimana mengejar berat badan ideal selama hamil?

Pastikan setiap suapan yang masuk ke mulut adalah yang bergizi baik. Hindari mengonsumsi terlalu banyak junkfood atau makanan berkalori tinggi tetapi ‘kosong’ (miskin zat gizi) seperti makanan yang mengandung karbohidrat, lemak atau gula saja. Perbayak makanan kaya protein , vitamin dan mineral, misalnya daging, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan segar. Jenis makanan tersebut membuat bayi anda tersenyum lebar didalam rahim. Menurut National Academy of Science, variasi kenaikan berat badan ibu hamil tergantung pada berat badan ibu sebelum hamil. Khususnya bisa diketahui dengan menilai body mass index (BMI). Untuk bisa mencukupi dan menyeimbangkan gizi pada saat hamil dan menyusui, komposisi zat gizi harus diperhatikan. Kalori dicukupi namun jangan terlalu banyak, hanya 17%, protein 25% dan vitamin dan mineral 20-100%.

Bayi-bayi yang lahir dengan berat badan berlebih juga berisiko tumbuh menjadi anak dengan obesitas. Peneliti menganalisis data dari Norwegian Mother and Child Cohort Study dan Medical Birth Registry of Norway yang melibatkan 36.869 wanita hamil. Peneliti membuat kesimpulan bahwa wanita yang hamil anak pertama yang berolahraga minumal tiga kali dalam seminggu pada usia kehamilan 17 minggu dapat menurunkan 25 persen kemungkinan bayi lahir dengan kelebihan berat badan. Sementara wanita yang berolahraga dengan frekuensi yang sama pada usia kehamilan 30 minggu bisa menurunkan kemungkinan melahirkan bayi dengan berat lahir berlebih sebesar 22 persen.

Pada dasarnya, semakin dini anda mengetahui berapa kenaikan berat badan ideal anda maka anda dapat mengantisipasi resikonya lebih dini. Perhatikan kenaikan berat badan anda pada setiap kunjungan kehamilan dan jangan segan untuk bertanya pada bidan atau dokter untuk cara mengatasi kelebihan ataupun kekurangan berat badan.

Selama kenaikan berat badan ibu hamil dalam taraf kewajaran yakni kenaikan berat badan perlahan-lahan (tidak mendadak naik drastis) maka ibu tidak perlu khawatir.. lebih jeli memilih makanan untuk bunda dan buah hati :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s